Jumat, 27 Oktober 2017

Pengertian Batik & Asal-Usulnya



Pengertian Batik dan Artinya

Secara arti berdasarkan KBBI, batik adalah kain bermotif yang dibuat dengan cara melampirkan malam pada kain tersebut, yang mana pengolahannya kemudian diproses dengan cara-cara khusus.
Berdasarkan beberapa penelitian, kata batik dapat ditelusuri maknanya dar sebuah kata dalam bahasa Jawa, yang artinya adalah menulis titik. Kata tersebut adalah ambatik, dimana amba artinya menulis, dan tik adalah titik. 

Sehingga kesimpulannya, pengertian batik adalah secarik kain tempat orang menulis titik atau menggambar  motif. Yang dimaksud pada pengertian barusan adalah batik tulis. Karena hanya batik tulislah yang menggunakan metode menulis titik pada sehelai kain menggunakan canting dan malam.
Pada metode cap, lukis dan cetak, alat-alat yang digunakan 100% berbeda dari batik tulis. Tapi wajar saja yang menjadi arti dari pengertian batik adalah batik tulis, karena batik tulis adalah batik yang terbaik kualitasnya, detail motifnya, lama dibuatnya, tinggi seninya, dan mahal harganya (baca juga pengertian batik dan asal usul batik dari artikel ini).


Asal Usul Batik

Sebenarnya tidak ada yang tahu betul, darimana asal usul batik dan siapa yang pertama menemukannya. Tidak ada yang tahu bagaimana batik lahir ke dunia, atau siapa yang pertama kali menghias secarik kain dengan metode menahan warna dengan lilin.
Namun beberapa penelitian dilakukan, dan akhirnya ditemukan bahwa kemungkinan besar metode pewarnaan kain dengan menggunakan lilin sebagai penahan warna, sudah dilakukan di beberapa tempat sekaligus sejak jaman dahulu kala.

Di peradaban mesir kuno, mayat mayat bangsawan dan para raja dibungkus  menjadi mumi dengan melilitkan kain linen pada sekujur tubuh mereka. Nah lucunya, kain ini ternyata dilapisi dengan cairan lilin dan digores dengan benda-benda tajam untuk menggambarkan motif pada kain tersebut.
Kain ini lalu dioleskan / dicelupkan dengan macam-macam pewarna seperti abu, darah, kayu dan sebagainya sampai membentuk sebuah gambar. Kain ini lalu direbus setelah motif telah diberi warna. Metode ini sama persis dengan metode pewarnaan batik!  Apakah ini berarti batik sebenarnya berasal dari Mesir?

Tidak juga. Kabarnya dari jaman dinasti Tang (618-690) di Cina, teknik menggambar pada kain seperti ini juga sudah ditemukan. Bahan pewarnya yang digunakan juga bermacam-macam, ada bubur kanji, nasi, bahkan sampai darah hewan dan buah-buahan. Berdasarkan penelitian, pedagang asal bangsa Cinalah yang membawa teknik ini berkeliling dunia.
Sampai akhirnya para pedagang dari India memperkenalkan teknik membatik pertama kali di Indonesia pada abad ke-6 lampau. Pertama kali teknik ini diperkenalkan di pulau Jawa, yang mana lalu tersebar luas di Indonesia dan dikembangkan. Sampai pada abad 12, ditemukanlah alat bernama canting di Indonesia.

Sumber lain mengatakan bahwa batik pertama kali datang ke Indonesia pada tahun 700an (Fabric of Enchantment: Batik From the North Coast of Java , 1996). Diperkenalkan oleh saudagar India yang ingin menikahkan anaknya dengan putri dari Raja Lembu Amiluhur (Jayanegara).
Pada buku tersebut juga disebutkan bahwa jauh sebelum orang Jawa mengenal batik, orang Toraja justru sudah memiliki sebuah bentuk batik yang lebih primitif. Sehingga kita bisa sama-sama simpulkan bahwa batik bukan berasal dari Indonesia.

Tapi kenapa UNESCO memilih Indonesia sebagai pewaris batik di dunia? Karena disinilah batik berkembang luas, sampai kepada tahap menjadi kultur dari sebuah bangsa. Hanya di Indonesialah batik berkembang sampai menjadi pakaian formal yang setara dengan jas. Hebatkan? Nah, sekian dulu dari saya tentang pengertian dan asal-usul batik. Semoga berkenan.                                                   

SHARE THIS

Author:

Pesantren.info merupakan website informasi pesantren yang ada di seluruh Indonesia, website ini masih terus dalam tahap pengembangan, sehingga akan banyak didapati link yang kosong atau informasinya belum ada, kami mohon maaf sebesar-besarnya. Salam Santri

0 komentar: