Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 29 Juli 2016

Mengetahui Penyakit dari warna bola mata

iezul     01.54.00    

Menurut Rachel Bishop, MD, kepala divisi layanan dan  konsultasi National Eye Institute, ternyata ada lebih berasal satu gen yg terlibat dalam memilih warna bola mata seorang.
Seperti halnya kulit, rona bola mata cenderung mirip di orang-orang beretnis sama. Namun, warna mata Anda menggunakan putri Anda atau saudara dekat mungkin juga sedikit tidak sinkron. Ini sebab di dalam diri Anda dan  mereka terdapat formasi beberapa gen yg mungkin pula sedikit atau banyak tidak selaras.

Mengetahui Penyakit dari warna bola mata
Mengetahui Penyakit dari warna bola mata foto:suratlewat.com
Kumpulan gen-gen ini pula bisa menurunkan atau menaikkan risiko Anda terhadap penyakit eksklusif. Menggunakan kata lain, tanda risiko jenis penyakit berasal warna bola mata sebenarnya mampu dilakukan. Berikut kajian studi tentang rona bola mata yang memilih risiko penyakit yg diderita.

1. Bola mata berwarna gelap lebih berisiko katarak.
Sebuah studi tahun 2000 yg diterbitkan pada American Journal of Ophthalmology menemukan bahwa orang bermata gelap memiliki risiko

1,lima hingga 2,5 kali lebih akbar menderita katarak.
Melindungi mata asal sinar ultraviolet adalah galat satu langkah krusial pencegahan katarak bagi siapa pun.

Para peneliti merekomendasikan Anda, terutama yang memiliki bola mata berwarna gelap, buat menggunakan sunglasses menggunakan filter UVA serta B 100 persen serta memakai topi lebar buat menghalagi sinar mentari  langsung masuk ke mata Anda.

2. Vitiligo kurang umum  pada antara orang bermata biru.
Sebuah ulasan penelitian tahun 2012 tentang vitiligo yang diterbitkan pada jurnal Nature menemukan penyakit autoimun, yang menyebabkan hilangnya warna kulit, bukan sesuatu yg umum  terjadi di orang menggunakan mata biru.

Berasal hampir tiga.000 pasien vitiligo yang semuanya asal asal ras Kaukasia, 27 persen di antaranya mempunyai bola mata biru, 30 persen mempunyai bola hijau serta 43 persen memiliki mata cokelat.

Para peneliti menemukan bahwa variasi 2 gen, TYR serta OCA2 yang memilih rona biru bola mata seseorang lah yg menurunkan risiko vitiligo, kata penulis studi Richard A. Spritz, MD, direktur acara genomik pada University of Colorado School of Medicine.

3. Melanoma lebih banyak terjadi di orang dengan mata biru.
Berasal sudut pandang genetik, "melanoma dan  vitiligo terlihat mirip mereka antagonis," istilah Spritz. "Variasi yang sama yg kita lihat bisa menurunkan risiko vitiligo ternyata bisa menaikkan risiko melanoma."

4. Orang dengan bola mata gelap lebih sensitif terhadap alkohol.
Bila bola mata Anda berwarna hitam atau cokelat, usahakan Anda tidak minum alkohol sebesar sahabat Anda yg bernola mata biru atau hijau, dari sebuah studi tahun 2001 yg diterbitkan pada jurnal Personality and Individual Differences.
Para peneliti menemukan bahwa perkara penyalahgunaan alkohol lebih banyak terjadi di perempuan   berbola mata terperinci. Mereka menduga, ini karena orang-orang berbola mata gelap lebih sensitif terhadap alkohol sehingga lebih jarang bersentuhan dengan alkohol.

5. Wanita menggunakan mata berwarna jelas lebih bisa menunda rasa sakit.
Dalam penelitian yang dipresentasikan di pertemuan tahunan American Pain Society 2014, profesor anestesiologi Inna Belfer, MD, PhD, memaparkan wacana temuannya mengenai wanita dengan bola mata berwarna terperinci mungkin memiliki toleransi yg lebih tinggi terhadap rasa sakit dan  ketidaknyamanan.

Belfer mengamati sekelompok mungil perempuan   sebelum dan  selesainya melahirkan. Dia menemukan bahwa perempuan   bermata gelap lebih banyak memberikan kecemasan dan  gangguan tidur dalam menanggapi pengalaman rasa sakit.
Wanita bermata gelap jua mengalami penurunan rasa sakit yang lebih akbar selesainya mendapatkan obat pereda sakit epidural. Ini memberikan mereka lebih peka terhadap rasa sakit dibanding perempuan   bermata terang.

6. Orang bermata bermata terperinci lebih berisiko mengalami degenerasi makula. Keliru satu penyebab paling awam kehilangan penglihatan sesudah usia 50 tahun artinya degenerasi makula atau AMD.
Beberapa studi kecil juga menyimpulkan bahwa selain merokok dan  faktor genetik, risiko degenerasi makula juga ditentukan oleh warna bola mata seseorang.

7. Warna bola mata berubah mampu berarti ada sesuatu yg salah .
Bila bagian putih mata Anda menjadi memerah, Anda mungkin mempunyai alergi yg tidak terdiagnosis. Bila sebagai kuning, Anda mungkin memiliki persoalan hati.

Bila hanya satu mata yg berubah rona, itu bisa menjadi tanda munculnya penyakit warisan mirip neurofibromatosis, yg menyebabkan tumor jaringan saraf, atau sindrom Waardenburg, yg umumnya mengakibatkan tuli serta kulit memucat. Atau bahkan mampu merupakan frekuwensi Anda memderita melanoma iris, kentara Bishop.
Sumber : TabloidNova.com

0 komentar :

© 2016 Informasi Kecantikan. Designed by Bloggertheme9. Author iezul.